-->

Polres Asahan Berhasil Amankan 10 Kg Sabu dan Ratusan Vape Berbahaya

tren7news author photo


Tren7news.com: Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali menunjukkan dedikasinya dalam memerangi peredaran narkotika pada tanggal 27 Februari 2026.


Para petugas berhasil menggagalkan usaha penyelundupan sebanyak 10 kilogram sabu dan ratusan cartridge vape yang diperkirakan berisi cairan berbahaya di Kota Tanjung Balai.


Pengungkapan ini bermula dari informasi yang diterima masyarakat sekitar pukul 11. 00 WIB mengenai rencana transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Lingkar, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim operasional yang dipimpin oleh IPDA E. P. S segera melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.


Tim Opsnal mencurigai dua orang pria yang datang ke sebuah warung dengan menggunakan sepeda motor Honda ADV sambil membawa karung goni berwarna biru. Saat dilakukan penggerebekan dan pemeriksaan, ditemukan sepuluh bungkus teh dari Cina merek Guar Yun Wang yang berisi sabu seberat 10. 000 gram yang disembunyikan di tempat penyimpanan sepeda motor. Selain itu, petugas juga menyita 891 cartridge vape yang diduga berisi cairan berbahaya.


Kedua pria tersebut kemudian ditangkap bersama barang bukti yang ada. Dalam interogasi, mereka mengaku bahwa tugas mereka hanyalah menjemput barang atas arahan seorang pria berinisial A. F. P alias N. Tim kemudian melanjutkan penyelidikan dan berhasil menangkap pria yang dimaksud di Jalan Arteri, Kota Tanjung Balai, saat mengendarai mobil Honda Brio merah.


Dari keterangan yang diperoleh, diketahui bahwa sabu dan cartridge vape tersebut diduga berasal dari seorang pria dengan inisial L yang berada di Malaysia dan rencananya akan dikirim ke Kota Medan. Para pelaku mengaku dijanjikan imbalan jutaan rupiah per kilogram jika barang tersebut sampai ke lokasi tujuan. Namun, ketiganya belum mendapatkan bayaran karena sudah tertangkap oleh petugas.


Kini, semua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Asahan untuk proses penyidikan selanjutnya. Polisi juga masih melanjutkan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan pelaku dari luar daerah.


Kapolres Asahan AKBP REVI NURVELANI S. H S. I. K M. H menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu jaringan yang lebih besar dan menindak tegas setiap pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Asahan.


"Ini adalah komitmen kami. Narkoba adalah musuh bersama dan tidak ada tempat untuk para pengedar dalam wilayah hukum kami," ujarnya sampaikan dengan tegas Saat konferensi pers Selasa (3/02/2026). (Red)

Baca Juga
Komentar Anda

Berita Terkini