-->

Saat Laksanakan Patroli Dua Karyawan PT. BSP Diduga Tertembak Senapan Angin

tren7news author photo
Foto: operasi pengambilan karyawan PT.BSP,Tbk yang tertembak senapan angin 


Tren7News.com|Asahan: Operasi pengambilan peluru dari senapan angin harus dilakukan, karena diduga insiden penembakan ini dilakukan secara sengaja oleh oknum penggarap lahan yang ada di Kuala Piasa Estate Divisi 2 terhadap Karyawan dan Keamanan PT. Bakrie Sumatera. Operasi tersebut berlangsung dengan baik pada hari Selasa, 19 Mei 2026 siang.


Insiden berawal pada hari Senin, 18 Mei 2026, sekitar pukul 18:10 WIB, ketika kedua korban sedang melaksanakan patroli rutin di area kebun PT BSP dan menemukan indikasi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dilakukan oleh kelompok penggarap. 


Akibat kejadian ini, dua karyawan PT BSP mengalami luka tembak akibat peluru senapan angin, yaitu Wgm (43) seorang pria, karyawan pemanen di PT BSP yang terkena tembakan di kaki kanan, dan Amsyh (43) seorang pria, petugas keamanan PT BSP yang terkena di bagian kepala.


Menurut Yudha Andriko, Manajer Sosial Keamanan dan Hukum PT BSP Kisaran, selain itu, kelompok penggarap juga diduga membakar dua unit sepeda motor milik karyawan di depan rumah Bapak Manajer Kuala Piasa Estate dan menyerang balik ke tempat tinggal Estate Manager setempat.


Yudha Andriko menyatakan harapan agar aparat kepolisian bisa memproses kasus ini dengan profesional. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap karyawan kami yang sedang bertugas bukanlah hal baru, melainkan sudah berkali-kali terjadi, dimulai dari pemukulan, dan kini mereka berani melakukan serangan menggunakan senapan angin, yang merupakan tindakan sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa jika terkena bagian vital. 


Kami meminta Polres Asahan untuk menyelidiki apakah penggunaan senapan angin tersebut diperbolehkan diarahkan kepada manusia, yang dapat mengakibatkan kehilangan nyawa, ujar Yudha Andriko. (SL)

Baca Juga
Komentar Anda

Berita Terkini