![]() |
| Scurity PT.BSP Tbk amankan lahan divisi 2 Tanah Raja Sei Renggas |
TREN7NEWS.COM|Asahan – PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Tbk melakukan pengamanan ketat di area Divisi 2 Tanah Raja, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Rabu (15/7/2026). Langkah ini diambil untuk mengamankan proses pembuatan parit isolasi sebagai tahap awal konversi lahan dari tanaman karet ke kelapa sawit (replanting) seluas 700 hektare.
Dalam operasi tersebut, perusahaan menurunkan sekitar 250 personel keamanan yang terdiri dari staf internal, petugas security, serta didampingi oleh perwakilan serikat pekerja, yakni FSPPP KSPSI 1973, SBSI, dan SPSI. Pengawalan juga melibatkan alat berat untuk pengerjaan infrastruktur lahan.
Klarifikasi Status Legalitas Lahan
Manager Security, Sosial, dan Partnership PT BSP Tbk Kisaran, Al Haris Nasution, menjelaskan bahwa kehadiran pasukan keamanan merupakan respons terhadap hambatan dari sejumlah pihak yang mengklaim sebagai penggarap lahan. Menurutnya, perusahaan telah memiliki legalitas yang kuat berupa Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) yang diterbitkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Kami sudah melakukan mediasi melalui Polres, namun sebagian penggarap tetap bersikukuh meminta sertifikat tanah. Perlu dipahami bahwa setelah SK HGU terbit, proses penerbitan sertifikat individu sedang dalam tahap persiapan oleh BPN Asahan sesuai regulasi,” ujar Al Haris.
Ia menegaskan bahwa PT BSP kini memegang hak legalitas tunggal untuk wilayah tersebut hingga Kuala Piasa Tinggi Raja, kecuali area Aek Silabat. Pihaknya mengacu pada Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 18 Tahun 2021 terkait tata kelola HGU sebagai landasan hukum utama.
Komitmen Produktivitas dan Kesejahteraan Karyawan
Pembuatan parit isolasi merupakan prosedur wajib dalam persiapan lahan replanting untuk memastikan batas area yang jelas dan mencegah konflik tapal batas di masa depan. Al Haris menekankan bahwa optimalisasi produktivitas lahan 700 hektare ini sangat krusial bagi keberlangsungan bisnis perusahaan serta kesejahteraan ribuan karyawan dan keluarganya yang bergantung pada operasional PT BSP.
“Kami berkomitmen menyelesaikan tahapan ini secara lancar demi masa depan perusahaan dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam ekosistem perkebunan kami,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau kondusif di bawah pengawasan ketat aparat keamanan perusahaan dan pendampingan serikat pekerja. (SL)
