-->

Wabup Asahan Paparkan Desa Hessa Perlompongan Menuju Kampung Kreatif Sumut Berkah

tren7news author photo


TREN7NEWS.COM | ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memaparkan potensi Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, dalam rangka mengikuti Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.


Paparan tersebut disampaikan dalam Entry Meeting “Paparan oleh Pemerintah Daerah terkait Desa yang Diusulkan pada Program Kampung Kreatif Sumut Berkah” yang digelar di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (1/10/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan OPD terkait, Camat Air Batu serta Kepala Desa Hessa Perlompongan.


Dalam kesempatan itu, Pemkab Asahan mengusung konsep “ECO Cultural and Creative Village Desa Hessa Perlompongan” dengan tema “Membangun Desa sebagai Destinasi Wisata yang Hijau, Berbudaya, Kreatif, Produktif dan Berkelanjutan.”


Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang hadir untuk melakukan penilaian terhadap desa yang diusulkan dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.


Ia berharap potensi yang dimiliki Desa Hessa Perlompongan dapat terus dikembangkan sehingga mampu melahirkan kampung kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Potensi yang dimiliki Desa Hessa Perlompongan harus terus dikembangkan dan dikelola secara bersama agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rianto.


Dalam paparan tersebut dijelaskan, Desa Hessa Perlompongan merupakan satu dari 12 desa yang berada di Kecamatan Air Batu. Desa ini berjarak sekitar 17,8 kilometer dari ibu kota Kabupaten Asahan dan memiliki posisi strategis karena berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera.


Desa Hessa Perlompongan memiliki luas sekitar 638 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 5.382 jiwa yang tersebar di empat dusun.


Sejumlah prestasi juga menjadi bagian dari potensi pengembangan desa, di antaranya Juara Lomba Desa Terbaik tingkat Kabupaten Asahan dan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024, Desa Binaan Sadar Hukum Kemenkumham Sumatera Tahun 2024, Juara Umum MTQ tingkat Kecamatan Tahun 2023 serta Juara Festival Nasyid tingkat Kecamatan Tahun 2025.


Pengembangan Desa Hessa Perlompongan diarahkan dengan mengintegrasikan potensi lokal, budaya, UMKM, pertanian, lingkungan dan kreativitas menjadi satu ekosistem wisata desa.


Dalam konsep tersebut, masyarakat ditempatkan sebagai pelaku utama melalui pengembangan ruang kreatif, penguatan usaha, pelatihan, digitalisasi hingga promosi potensi desa.


Sejumlah potensi unggulan yang dimiliki antara lain seni dan budaya, Sungai Ligasan, agrowisata kebun sayur serta berbagai industri kreatif masyarakat.


Produk kreatif tersebut meliputi mebel, tas dan dompet berbahan kain perca, keripik, bunga hias hingga aksesoris yang memanfaatkan limbah plastik.


Potensi tersebut juga didukung akses transportasi yang strategis serta upaya digitalisasi UMKM sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.


Melalui visi dan masterplan awal, Desa Hessa Perlompongan diarahkan menjadi kampung wisata kreatif yang berdaya saing, berbasis potensi lokal, berbudaya, inovatif dan berkelanjutan.


Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan Desa Hessa Perlompongan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.


Usai pemaparan, Ketua Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk Kabupaten Asahan, Ony Hapsari Manullang, S.STP., M.AP., memberikan sejumlah masukan terhadap konsep yang disampaikan.


Ia mengapresiasi konsep dan visi yang telah dipaparkan, namun meminta agar program serta nama-nama kegiatan dapat dijelaskan secara lebih konkret, termasuk target, bentuk kegiatan dan dampak yang akan diberikan kepada masyarakat.


Tim juga menekankan pentingnya kejelasan status dan kesesuaian lahan, keberlanjutan fasilitas agar tidak terbengkalai, serta aspek lingkungan, khususnya pemanfaatan Sungai Ligasan dan pengelolaan sampah.


Selain itu, Pemkab Asahan diharapkan memastikan kesiapan administrasi dan kelembagaan, termasuk Surat Keputusan (SK) serta perangkat pendukung dalam pelaksanaan program.


Tim berharap konsep yang telah dipaparkan tidak berhenti sebatas gagasan, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata dan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Setelah kegiatan pemaparan, proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Desa Hessa Perlompongan untuk melihat secara langsung potensi, fasilitas serta kesiapan desa yang diusulkan dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026. {SL}

Baca Juga
Komentar Anda

Berita Terkini