TREN7NEWS.COM: Satuan Polairud Polres Asahan kembali menunjukkan kesiapsiagaan serta perhatian mereka terhadap keselamatan masyarakat yang tinggal di pesisir. Pada hari Jumat (28/11/2025), tim dari Sat Polairud Polres Asahan melaksanakan operasi penyelamatan terhadap seorang nelayan dari Pantai Labuh yang ditemukan terombang-ambing di perairan Bagan Asahan setelah tujuh hari berada di laut.
Penyelamatan tersebut dipimpin oleh Kasubnit Lidik Sat Polairud Polres Asahan, IPDA L. C. Sitorus, bersama Aipda Wahyudi selaku Ps. Kaurmintu Sat Polair, dan Bripka Rikki Pasaribu dari Sat Polairud. Tim langsung menuju lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan nelayan tersebut.
Sesampainya di lokasi, anggota tim segera memberikan penanganan awal dengan memastikan bahwa keadaan korban aman dan sehat. Mereka juga menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan bahwa nelayan tersebut telah ditemukan dalam kondisi stabil. Selanjutnya, tim menyediakan makanan, minuman, dan tempat untuk beristirahat sambil menunggu kedatangan keluarga yang akan menjemput dari Pantai Labuhan, Lubuk Pakam.
Kasat Polairud Polres Asahan, IPDA Toto Mardianto Sukarda, SH. , mengungkapkan bahwa respons cepat dari anggota timnya merupakan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat, khususnya para nelayan yang menghadapi risiko tinggi saat beraktivitas di laut.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat menambah rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik,” jelasnya.
Dengan respons yang cepat itu, Sat Polairud Polres Asahan menegaskan tekadnya untuk terus menjaga keselamatan di wilayah perairan dan memastikan masyarakat pesisir mendapatkan perlindungan yang maksimal. Sumber humas Polres Asahan. (Red)
