TREN7NEWS.COM: Acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 merupakan momen penting bagi seluruh jurnalis di Indonesia. Dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan tahun ini diharapkan tidak hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menguatkan komitmen terhadap fungsi strategis pers dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, menyatakan bahwa tema HPN 2026 mengandung tanggung jawab besar yang harus dilakukan dengan nyata, tidak hanya sebagai slogan belaka.
“Tema ini harus dihadirkan bukan hanya sebagai slogan atau bagian dari ritual semata. Ia perlu direalisasikan secara bermakna dalam setiap karya jurnalistik,” tegasnya.
Boechori mengingatkan bahwa pers memiliki peranan yang sangat penting sebagai pengemban kebenaran. Ia menyerukan kepada para jurnalis untuk menjaga integritas, objektivitas, dan kredibilitas dalam setiap laporan berita. Dikatakannya, tantangan di dunia jurnalistik kini semakin rumit, terutama dengan banyaknya informasi yang beredar dan adanya gangguan digital.
“Jadilah pengemban kebenaran seutuhnya. tegakkan etika jurnalistik, hadirkan informasi yang tepat, seimbang, dan relevan. Jangan hanya berkata-kata tanpa tindakan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pers yang sehat bukan sekadar istilah simbolik dalam perayaan tahunan. Lebih dari itu, pers yang sehat merupakan pilar utama dalam memperkuat demokrasi, mengawasi kebijakan publik, serta mendorong terbentuknya ekonomi yang mandiri dan bangsa yang tangguh.
Menurut Boechori, media massa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi ruang publik yang jelas dan dapat dipercaya. Dalam setiap bentuk publikasi, pers harus mampu memberikan informasi yang bermanfaat serta berpihak pada kepentingan masyarakat secara luas.
“Pers yang sehat adalah pilar kritis dalam menegakkan demokrasi, mendukung ekonomi yang mandiri, serta memperkuat fondasi bangsa,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Boechori menyampaikan semangat perjuangan bagi semua pihak di dunia pers nasional. Ia menghimbau agar pers tetap menjadi suara rakyat yang sebenarnya, bukan hanya sekadar gema dari ritual tahunan.
“Maju terus pers nasional. Jadilah suara rakyat yang sebenarnya, bukan hanya gema balik. Merdeka! ” serunya.
Sebagai organisasi yang mengedepankan profesionalisme dan integritas, PJI menegaskan komitmennya sebagai penjaga pilar demokrasi, sejalan dengan semangat Hari Pers Nasional 2026. (Red)
