-->

Bendungan Terbengkalai, Petani Desa Bangun Sari Terancam Gagal Tanam Padi, Warga Minta Bupati Asahan Turun Tangan

tren7news author photo
Foto: Tampak bendungan jebol di desa Bangun Sari Asahan 


TREN7NEWS.COM|ASAHAN – Kondisi bendungan atau dam irigasi yang berada di dusun IV Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan menjadi sorotan masyarakat. Bendungan yang selama ini menjadi salah satu sumber pengairan bagi areal persawahan warga dilaporkan dalam kondisi terbengkalai dan belum terlihat adanya perbaikan.


Hasil liputan wartawan Tren7News.com, Selasa (8/9/2026), kondisi bendungan tersebut dikeluhkan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk mengairi lahan pertanian mereka.

Warga mengaku khawatir minimnya debit air yang mengalir melalui saluran irigasi akan berdampak serius terhadap musim tanam padi. Jika persoalan tersebut tidak segera mendapat perhatian, masyarakat petani di Desa Bangun Sari terancam tidak dapat melakukan penanaman padi secara maksimal.


Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi bendungan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Mereka menilai selama ini belum ada perawatan maupun perbaikan yang signifikan terhadap infrastruktur pengairan tersebut.


“Sudah lama dam ini seperti tidak mendapatkan perawatan. Sekarang debit air semakin berkurang, sementara kami sangat membutuhkan air untuk mengairi sawah,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.


Kondisi tersebut membuat para petani semakin resah. Pasalnya, sektor pertanian menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Kekurangan pasokan air dikhawatirkan bukan hanya menghambat proses penanaman, tetapi juga berpotensi memengaruhi hasil panen dan perekonomian warga.


Masyarakat pun berharap Pemerintah Kabupaten Asahan segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi bendungan tersebut. Warga secara khusus meminta Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., untuk turun langsung meninjau lokasi dan melihat kondisi bendungan serta saluran irigasi yang dikeluhkan masyarakat.


“Harapan kami Bapak Bupati bisa datang langsung melihat kondisi dam ini. Kami hanya ingin bendungan diperbaiki agar air kembali lancar dan petani bisa menanam padi,” harap warga.


Warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan pengecekan, perawatan, serta perbaikan terhadap bendungan tersebut sebelum persoalan kekurangan air semakin meluas dan berdampak terhadap produktivitas pertanian.


Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menantikan perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Asahan maupun instansi terkait terhadap kondisi bendungan di Desa Bangun Sari tersebut.


(Tim/Red)

Baca Juga
Komentar Anda

Berita Terkini