![]() |
| Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar Bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait,SE buka Jambore Anak |
TREN7NEWS.COM| ASAHAN – Jambore Anak Asahan 2026 resmi dibuka di Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang Kisaran, Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan perdana di Kabupaten Asahan ini berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026.
Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait, S.E. Jambore diikuti utusan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Asahan, fasilitator Forum Anak Kabupaten Asahan, dan fasilitator Genre Kabupaten Asahan.
Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Komnas Perlindungan Anak, Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi DKI Jakarta, Kepala DP3AKB Provinsi Sumatera Utara, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, Danyon 126/KC, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Kajari Asahan, Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala OPD, camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan Rahmanto, S.Sos., M.Si., mengatakan jambore menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkumpul, berinteraksi, mengembangkan potensi, dan memperoleh edukasi mengenai berbagai persoalan kehidupan.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan jambore tersebut merupakan kegiatan perdana yang lahir dari gagasan para pemerhati anak. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang bersama untuk memperkuat perhatian terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak.
“Pemerintah Kabupaten Asahan akan tetap berkomitmen memperhatikan anak-anak Asahan karena mereka merupakan generasi penerus bangsa, khususnya generasi penerus Kabupaten Asahan. Hak-hak mereka akan terus kita perhatikan,” ujar Taufik.
Ia mengajak pemangku kepentingan, masyarakat, dan pemerhati anak menjaga serta mengawasi anak, terutama dalam pergaulan dan penggunaan media sosial.
“Jaga dan awasi mereka dalam bergaul dan bermedia sosial. Jangan sampai mereka salah mengambil langkah yang menjerumuskan ke jalan yang tidak baik, karena anak-anak merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Taufik berharap Jambore Anak Asahan digelar secara berkelanjutan dan turut membentuk karakter anak.
“Mari kita siapkan mereka dari sekarang untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Dengan jambore ini, kita berharap anak-anak semakin teredukasi, mampu menjaga diri dan terhindar dari pergaulan bebas, narkoba serta tindak kriminal yang dapat merusak masa depan mereka,” katanya.
Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengapresiasi pelaksanaan jambore tersebut. Ia menyebut kegiatan serupa baru dilaksanakan di tiga kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Asahan.
Menurut Ahmad Doli, penyelenggaraan jambore menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan, perlindungan, dan masa depan anak.
“Kita harus peduli dengan anak-anak karena mereka merupakan cerminan wajah Indonesia. Pastikan wajah-wajah anak Indonesia terus tersenyum, karena itu menunjukkan wajah Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap Jambore Anak Asahan digelar setiap tahun sebagai bagian dari upaya membangun generasi penerus bangsa.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait, S.E., juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap persoalan anak. Ia mengingatkan seluruh pihak agar memberikan perhatian yang cukup kepada anak-anak.
Menurut Agustinus, anak yang kurang mendapatkan perhatian berpotensi mencari perhatian di luar rumah melalui aktivitas yang berdampak negatif.
“Menyelamatkan anak-anak sama dengan menyelamatkan peradaban. Kepada seluruh stakeholder di Asahan, mari kita memperhatikan, menjaga dan mendengar anak-anak kita,” ungkapnya.
Ia berharap jambore terus dilanjutkan dan dikembangkan setiap tahun agar manfaatnya semakin dirasakan anak-anak di Kabupaten Asahan.
Dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Daerah menerima anugerah yang diserahkan kepada Bupati Asahan. Penghargaan juga diberikan kepada Lembaga Peduli Anak sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam memberikan perhatian dan perlindungan terhadap anak.
Jambore Anak Asahan 2026 diharapkan memperkuat sinergi pemerintah, keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, dan lembaga perlindungan anak dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Asahan. {SL}
