![]() |
| Bupati Asahan bersama forkopimda tinjau langsung ke TPS Pilkades desa Gedangan dan punggulan |
TREN7NEWS.COM | Asahan – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Asahan mendapat perhatian langsung dari jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Forkopimda turun langsung meninjau pelaksanaan Pilkades di Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, dan Desa Gedangan, Kecamatan Pulau Bandring, Rabu (07/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemungutan suara berlangsung aman, tertib, lancar serta sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungan itu, Bupati Asahan didampingi Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Danyon 126/KC, mewakili Kajari Asahan, mewakili Danlanal TBA serta sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Asahan.
Bupati Asahan mengatakan, Pilkades Serentak Tahun 2026 dilaksanakan di 43 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Asahan.
“Hari ini kita melaksanakan peninjauan secara langsung pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di beberapa desa, di antaranya Desa Pulungan Kecamatan Air Joman dan Desa Gedangan Kecamatan Pulau Bandring,” ujar Taufik.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah bersama Forkopimda di lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan sesuai aturan sekaligus melihat langsung kondisi keamanan dan situasi masyarakat.
“Kita berharap seluruh rangkaian pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses sesuai dengan tahapan serta ketentuan yang berlaku,” katanya.
Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif serta menghormati setiap tahapan dan hasil Pilkades.
Ia menegaskan, siapa pun calon yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Kepala Desa, kita harapkan dapat memimpin desanya dengan baik, membangun desa dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.
Sejumlah Titik Rawan Jadi Perhatian
Di sisi lain, Bupati Asahan mengakui terdapat sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan selama pelaksanaan Pilkades. Namun, kondisi tersebut telah menjadi perhatian aparat keamanan.
“Memang ada beberapa titik yang rawan, tetapi hal tersebut sudah diantisipasi oleh Polres Asahan bersama jajaran TNI dan pihak keamanan lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap pengamanan yang telah disiapkan dapat menjaga seluruh tahapan Pilkades tetap berlangsung aman dan kondusif hingga proses pemilihan selesai.
“Kita berharap situasi tetap aman dan kondusif sampai seluruh tahapan Pilkades selesai,” pungkas Bupati.
Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Asahan diharapkan tidak hanya menghasilkan kepala desa pilihan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat partisipasi dan demokrasi masyarakat di tingkat desa. {SL}
